Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label TKJ. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TKJ. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 September 2017

Teknologi Access Point


LINGKUP
2.4 GHz
5 GHz
Jangakauan
Lebih luas, karena lebih rendah
Lebih pendek dari 2.4
Interferensi (Tabrakan)
Lebih tinggi tingkat gangguan, karena frekwensi ini, digunakan juga oleh bloototh dan microwave
Tingkat tabrakan data lebih rendah karena penggunanya tidak sebanyak 2.4
Pengguna
Lebih umum HP dan Laptop di Indonesia rata2 menggunakan 2.4
Masih sedikit, karena biasanya hanya digunakan untuk antar BTS
Lebar data
Lebih sempit atau lebih kecil dari 5 GHz
Bandwidth lebih lebar, cocok untuk paket data dalam jumlah besar.

Teknologi Router


GENERASI
KETERANGAN
1
Forwarding terpusat, pertukaran bus (antar muka berupa hardware melalui bus antar CPU)
2
Penerus generasi pertama, ditambah pada fokus didistribusikan forwarding, modul antarmuka, pertukaran bus
3
Forwarding didistribusikan, pertukaran bus
4
Application-Specific Integrated Circuit (ASIC) didistribusikan forwarding, pertukaran jaringan
5
Prosesor jaringan terdistribusi forwarding, pertukaran jaringan, Router bisnis ( VPN,
Multiprotocol Label Switching (MPLS), IP-QoS, Multicast, Protocol Security dll )

Teknologi Switch - Hub


HUB
SWITCH
Hub membagi kecepatan keseluruh port aktif atau 1:jumlah pc aktif , sehingga semakin banyak jaringan yg aktif maka kecepatan berkurang.
Switch membagi kecepatan 1:1, sehingga jika banyak pc aktif, maka kecepatan akan sama antar port, atau tidak terbagi atau tidak berkurang
Memungkinkan terjadinya tabrakan paket data/Collision karena hub membroadcast paket keseluruh pc yang tersambung jaringan (memungkinkan terjadinya Ping Of Death)
Mampu mencegah Collision karena dalam switch terdapat teknologi yang mampu mengalamatkan paket sesuai dengan tujuan paket tersebut, atau tidak di broadcast.
Berjalan pada Physical Layer OSI (1)
Berjalan pada Data Link Layer OSI (2)
Kecepatan: 1/10, 1/100, 10/100 Mbps
Kecepatan: 1/10, 1/100, 10/100, 100/1000 Mbps

GENERASI KABEL FIBER OPTIK


GENERASI
GELOMBANG
KECEPATAN
1 (1975)
0,87 mm
10 Gb km/s
2 (1981)
1,3 mm
100 Gb km/s
3 (1982)
1,6 mm
> 100 Gb km/s
4 (1984)
> 1,6 mm
> 100 Gb km/s
5 (1989)
Laser InGaAsP (1,48 mm)
400 Gb km/s
6 (1988)
Salton 10-12 detik
35.000 Gb km/s

GENERASI KABEL LAN (UTP)

JENIS
TIPE
BANDWIDTH
KECEPATAN
KETERANGAN
CAT 1
-
0.4 MHz
-
Digunakan untuk ISDN jaringan telepon
CAT 2
-
4 MHz
4 Mbps
Digunakan untuk Token Ring
CAT 3
UTP
16 MHz
10 Mbps
Digunakan untuk Data Network
CAT 4
UTP
20 MHz
16 Mbps
Digunakan untuk Token Ring
CAT 5
UTP
100 MHz
100 Mbps
Digunakan untuk Fast Ethernet Network
CAT 5e
UTP
100 MHz
100 Mbps
Digunakan untuk Gigabit Ethernet Network
CAT 6
UTP
250 MHz
> 250 Mbps
Digunakan untuk Gigabit Ethernet Network
CAT 6A
F/UTP U/FTP
500 MHz
10 Gbps
Digunakan untuk Data Center
CAT 7
F/UTP U/FTP
600 MHz
10 Gbps
Over 100m
CAT 7A
F/UTP U/FTP
1000 MHz
40 Gbps
CAT 8
F/UTP U/FTP
1600 – 2000 MHz
TERA
In development
CAT 8.2
F/UTP U/FTP
1600 – 2000 MHz
TERA
In development

Pertimbangan Kebutuhan Bandwidth

Estimasi bandwidth untuk jaringan adalah salah satu faktor penting dalam merancang dan memelihara LAN (Local Area Network) atau WAN (Wide Area Network) yang baik selain Network Devide dan teknologi jaringan yang digunakan, karena antara satu dengan yang lainnya saling mempengaruhi baik dari segi kinerja mapun hasilnya.

Kamis, 21 Juli 2016

Bidang Pekerjaan Lulusan TKJ

Peluang kerja Bidang IT jurusan TKJ
  1. Network Administrator
  2. Network Administrator bertugas untuk menghandle jaringan dan system dan sebuah jenis pekerjaan yang banyak dibutuhkan saat ini terutama pada perusahaan/instansi yang telah mengimplementasikan teknologi komputer dan internet untuk menunjang pekerjaan. 

    Hal yang harus dimiliki oleh seorang Network Administrator :
    • Pengetahuan dasar tentang komputer teori maupun praktek, hal ini sangat penting karena tidak mungkin menjadi seorang administrator jaringan komputer namun bagaimana kerja sistem komputer sendiri tidak dikuasai dengan baik.
    • Pengetahuan tentang berbagai perangkat keras jaringan komputer seperti ; repeater, hub, switch, router, antena, kabel dan berbagai perangkat pendukung lainnya, pemahaman meliputi cara kerja, pemasangan dan konfigurasi.
    • Pemahaman tentang routing teori maupun konfigurasi harus di kuasai dengan baik agar mampu membangun jaringan dengan baik hal ini sangat diperlukan terutama jika komputer ataupun sub organisasi perusahaan sangat banyak.
    • Pengetahuan tentang sistem keamanan komputer terutama jaringannya ( network security ) akan sangat membantu dan memberikan nilai lebih.
    • Selain kemampuan teori maupun praktek yang harus dikuasai dengan baik hal lain adalah memiliki etika profesional, tanpa etika dan sikap seorang profesional yang baik maka semua kemampuan teori maupun praktek yang dikuasai tidak akan berarti banyak. memahami konsep sistem operasi
    • Database. setidaknya mengetahui konsepnya dan SQL CRUID (create,update, insert,delete).